7 Kesalahan Fatal Blogger Pemula di 3 Bulan Pertama yang Wajib Dihindari
Artikel ini membahas kesalahan umum yang sering terjadi di 3 bulan pertama blogging. Tujuannya bukan untuk menakut-nakuti, tetapi membantu Anda bertahan dan berkembang lebih lama sebagai blogger pemula.
Mengapa 3 Bulan Pertama Sangat Menentukan?
Pada 3 bulan pertama, biasanya blogger pemula akan mengalami:
Artikel masih sepi pembaca
Belum muncul di halaman Google
Merasa tulisan tidak sebagus blog lain
Mulai ragu untuk melanjutkan
Jika tidak dibekali pemahaman yang benar, fase ini sering menjadi titik berhenti. Padahal, kondisi tersebut sangat normal dalam dunia blogging.
1. Berharap Traffic dan Penghasilan Datang Terlalu Cepat
Kesalahan paling umum adalah berharap hasil instan.
Banyak blogger pemula kecewa karena:
Artikel belum ramai dalam hitungan minggu
Belum bisa daftar Google AdSense
Belum ada penghasilan
Faktanya, blog membutuhkan waktu untuk dipercaya Google. Fokus utama di awal seharusnya adalah belajar, menulis, dan konsisten, bukan langsung uang.
2. Terlalu Sering Ganti Niche dan Topik
Di awal blogging, wajar jika masih ragu dengan niche yang dipilih. Namun, terlalu sering ganti niche justru merusak perkembangan blog.
Dampak sering ganti niche:
Google bingung memahami topik blog
Pembaca tidak terbentuk
Blog sulit berkembang
Lebih baik memilih niche yang realistis lalu bertahan minimal 6 bulan sebelum evaluasi.
3. Membandingkan Diri dengan Blogger Lama
Kesalahan mental yang sering terjadi adalah membandingkan blog baru dengan blog yang sudah bertahun-tahun berjalan.
Perlu diingat:
Blogger lama juga pernah sepi
Mereka unggul karena konsistensi
Proses tidak bisa dilewati
Fokuslah pada progres sendiri, bukan pencapaian orang lain.
4. Tidak Konsisten Update Konten
Banyak blogger pemula semangat di awal, lalu berhenti total setelah beberapa artikel.
Penyebab umumnya:
Tidak punya jadwal
Menunggu artikel sempurna
Kehilangan motivasi
Padahal, 1 artikel per minggu secara konsisten jauh lebih baik daripada 10 artikel lalu berhenti.
5. Menulis Tanpa Memikirkan Pembaca
Sebagian blogger menulis hanya berdasarkan apa yang ingin ditulis, tanpa memikirkan apakah artikel tersebut dibutuhkan pembaca.
Akibatnya:
Artikel tidak dicari
Pembaca cepat pergi
Blog sulit berkembang
Mulailah menulis dengan sudut pandang: masalah apa yang ingin saya bantu selesaikan?
6. Mengabaikan Dasar SEO
SEO sering dianggap rumit dan ditunda terlalu lama.
Kesalahan yang sering terjadi:
Tidak punya keyword fokus
Judul tidak jelas
Artikel terlalu pendek dan dangkal
SEO tidak harus langsung mahir, tetapi dasarnya perlu dipahami sejak awal agar blog tidak salah arah.
7. Terlalu Cepat Menyerah
Kesalahan paling fatal dari semuanya adalah menyerah terlalu cepat.
Banyak blog sebenarnya tinggal selangkah lagi berkembang, tetapi sudah ditinggalkan. Blogging bukan soal siapa yang paling pintar, melainkan siapa yang paling tahan.
Jika Anda masih berada di 3 bulan pertama, Anda sebenarnya sedang berada di fase paling menentukan.
Cara Menghindari Kesalahan Blogger Pemula
Agar tidak terjebak dalam kesalahan di atas:
Tetapkan target realistis
Fokus belajar dan praktik
Konsisten menulis
Jangan terburu-buru monetisasi
Bangun fondasi blog dengan sabar dan terarah.
Kesalahan blogger pemula di 3 bulan pertama sangat umum terjadi. Kabar baiknya, semua kesalahan tersebut bisa dihindari jika Anda memahami proses blogging sejak awal.
Jika Anda ingin membangun blog dengan fondasi yang kuat dan strategi yang benar, pastikan Anda mengikuti panduan lengkap berikut:
Panduan Lengkap Blogging untuk Pemula: Cara Memulai Blog dari Nol sampai Menghasilkan.
Dengan kesabaran dan konsistensi, blog yang Anda bangun hari ini bisa menjadi aset berharga di masa depan.

Posting Komentar